APAKAH GAY BISA SEMBUH?

Well, pertama-tama, gay bukan penyakit. Jadi nggak ada yang namanya sembuh.

Dalam lingkupnya kaum gay sendiri, sering digunakan istilah “sakit”, padahal jelasnya bukan penyakit.  Memang banyak yang menyamakan atau meng-identikkan gay dengan “penyakit” atau yang bahasa inggrisnya disebt disease.

Berikut kutipan dari http://www.tmore-online.com/tmore/content/rubric/4/555 yang mungkin dapat menambah wawasan kita.

Gay & Lesbian ternyata tidak bisa disebut sebagai penyakit kejiwaan. Namun lebih cocok disebut sebagai gangguan yang lebih menggambarkan kondisi mental. Cara penyembuhan gay dan lesbi adalah dengan cara Psikoterapi. Namun cara penyembuhan ini tergantung latar belakang dari si kaum homo/ lesbi tersebut. Berikut ini wawancara kami dengan Kristianto Batuadji, S.Psi., M.A Dosen Psikologi Universitas Surabaya.

Menurut penelitian American Psychological Association, gay itu bukanlah penyakit kejiwaan/ emosional, melainkan sebuah pilihan penyimpangan seksual. Menurut Pak Kristian?

Saya kurang setuju dengan istilah penyakit kejiwaan. Istilah “psychological disorder” apabila diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, menjadi “gangguan jiwa”, bukan “penyakit jiwa”. Dalam hal ini, dibedakan antara “disorder” (gangguan) dengan “disease” (penyakit). Pengertian disease lebih mengarah pada penyakit fisik, sedangkan disorder digunakan untuk menggambarkan kondisi mental.

Pada edisi keempat, buku pedoman diagnosis gangguan jiwa di Amerika yang disebut Diagnostic and Statistical Manual (DSM) sudah tidak lagi menggolongkan homosekualitas sebagai gangguan jiwa. Menurut saya, pertimbangan American Psychological Association (APA) menetapkan homoseksualitas bukan sebagai gangguan jiwa sangat beralasan.

Suatu kondisi mental dapat dikatakan sebagai gangguan, bukan karna didasarkan pada faktor statistik seperti yang sudah saya jelaskan di artikel sebelumnya. Kondisi mental tertentu dapat dikatakan sebagai gangguan, apabila kondisi mental tersebut memunculkan perilaku yang mengganggu lingkungan.

Jadi, jika seorang gay atau lesbian menjalani kehidupan seksual dengan sesama gay/lesbian tanpa mengganggu orang lain, hal ini tidak dapat dikatakan sebagai suatu gangguan, melainkan hanya dipandang sebagai perbedaan orientasi seksual semata-mata.

Tetapi apabila ia mulai menjadikan orang-orang heteroseksual sebagai objek pelampiasan nafsu seksualnya, hal ini dapat dikatakan mengganggu. Sekalipun demikian, perlu saya garisbawahi bahwa hal ini hanya berlaku dalam konteks peradaban barat, khususnya masyarakat Amerika.

Dalam konteks Asia, kita perlu mempertimbangkan faktor-faktor sosio-kultural yang mempengaruhi penilaian normal-abnormal terhadap perilaku tertentu. Faktor-faktor sosio-kultural tersebut misalnya budaya dan agama, yang sangat kecil pengaruhnya dalam masyarakat sekuler seperti di Amerika, sehingga kita tidak bisa langsung mengadopsi kriteria DSM dalam konteks Indonesia, untuk kasus gay dan lesbian ini.

Tapi, hal ini bukan berarti suatu alasan pembenaran untuk mendiskreditkan kaum gay/lesbian, apalagi serta merta menggunakan dogma-dogma agama untuk memfatwa mereka sebagai orang berdosa. Saya kira hal ini tidak mendatangkan manfaat apa-apa, bahkan bisa mendatangkan kerugian bagi mereka.

Menurut Pak Kristian, apakah gay/ lesbi itu bisa disembuhkan? Bagaimana caranya? (secara psikis)

Jika kita menggunakan istilah “sembuh”, artinya kita terjebak pada paradigma bahwa homoseksualitas adalah suatu penyakit (disease). Padahal seperti telah saya jelaskan sebelumnya, bahwa homoseksualitas bukanlah suatu penyakit. Pada konteks tertentu, homoseksualitas dapat dikatakan sebagai gangguan (disorder), namun pada konteks lain tidak demikian. Jadi menurut saya, yang paling tepat bukan usaha “penyembuhan”, tetapi lebih pada “pemulihan”, jika hal itu dipandang sebagai gangguan.

Beberapa hasil penelitian menyatakan bahwa belum ada psikoterapi yang sungguh-sungguh efektif untuk mengubah orientasi seksual seseorang. Menurut saya, psikoterapi memang tidak efektif untuk mengubah orientasi seksual, tetapi psikoterapi dapat memulihkan orientasi seksual.

Psikoterapi juga bermanfaat untuk memulihkan kepercayaan diri dan harga diri kaum homoseksual yang terenggut dari mereka, akibat perlakuan masyarakat yang memarginalkan dan mendeskrsditkan mereka. Usaha pemulihan pasti dapat dilakukan. Tapi, kita perlu membedakan, apanya yang perlu kita pulihkan. Kepercayaan diri dan harga diri mereka saja, atau sekaligus orientasi seksualnya juga?

Ketika seorang sahabat dengan orientasi seksual menyimpang datang pada saya. Pertama-tama saya akan menanyakan, apa yang ia harapkan dari saya? Biasanya mereka mengaku merasa tidak nyaman dengan kondisinya, dan menginginkan agar saya menjadikan mereka seperti orang-orang kebanyakan.

Tetapi seiring dengan berjalannya waktu, sebagian dari mereka ada yang kemudian mengakui bahwa sesungguhnya mereka merasa nyaman dengan kondisinya saat ini, dan tidak ingin diubah. Mereka hanya butuh dukungan dan penerimaan dari orang-orang sekitar.

Mereka yang ingin dipulihkan orientasi seksualnya, biasanya mengalami perubahaan seksual akibat pengaruh faktor lingkungan, misalnya trauma masa kecil, seperti pengalaman seorang sahabat di Yogyakarta yang saya ceritakan di awal. Memulihkan berarti mengembalikan sesuatu pada kondisi semula. Artinya, yang perlu dipulihkan orientasi seksualnya adalah mereka yang semula heteroseksual, namun berubah menjadi homoseksual karena faktor lingkungan.

Usaha pemulihan dapat dilakukan dengan mengajak mereka untuk berdamai dengan masa lalunya, sehingga mereka dapat menerima pengalaman traumatis yang pernah mereka alami itu sebagai bagian dari masa lalunya. Selanjutnya, secara perlahan-lahan kita dampingi mereka untuk kembali pada orientasi seksualnya yang semula.

Hal ini perlu dilakukan dengan hati-hati dan penuh penerimaan, sehingga mereka jangan sampai merasa berdosa terhadap orientasi seksualnya yang menyimpang. Rasa aman klien perlu ditingkatkan dengan penerimaan tanpa syarat, hanya karena perasaan berdosa. Hal itu menyebabkan mereka tidak percaya diri dan menghargai dirinya sendiri.

Hal ini juga akan membuat mereka merasa terancam dan mencari perlindungan dari kaum homoseksual, sehingga besar kemungkinan usaha pemulihan dapat terganggu oleh pengaruh lingkungan. Kita perlu memberikan lingkungan yang kondusif, sehingga memperkecil kemungkinannya untuk terpengaruh oleh lingkungan yang tidak tepat.

Tapi jika penyebabnya adalah faktor biologis, maka yang diperlukan bukan usaha pemulihan terhadap orientasi seksualnya. Meski gitu, kita tetap saja perlu memulihkan harga diri dan kepercayaan dirinya yang rusak akibat stigma masyarakat. Kita bisa meringankan beban mereka dengan menerima kondisi mereka apa adanya, tidak menghakimi mereka, apalagi dengan embel-embel dosa, dan mengatasnamakan Tuhan.

Penerimaan tanpa syarat ini akan mengembalikan kepercayaan diri dan harga diri mereka, sehingga mereka tetap dapat berfungsi secara optimal dan memberikan sumbangsih bagi kemanusiaan, sekalipun mereka memiliki orientasi seksual yang berbeda.

Gimana guys…apa kamu setuju dengan pernyataan Pak Kristian tentang cara pemulihan gay/ lesbi dengan tidak menghakimi prilaku mereka, namun menerima mereka apa adanya. Sekalipun orientasi seksual gay/ lesbian ada yang dikategorikan latar belakangnya karena gen/ hormon seseorang.

Gimana pendapat pakar kerohanian Kristen yang juga melayani kaum ini? Sebelum beranjak ke sana, kita akan membaca informasi dari Dr Iwan pakar seksologi yang akan menyatakan apakah prilaku gay / lesbi itu bisa mengakibatkan suatu penyakit kelamin? Simak artikel mendatang: Resiko Penyakit kelamin Gay & Lesbian

Wawancara dilakukan dengan : pic-speakerKristianto Batuadji, S.Psi., M.A.

L ahir di Jakarta, menamatkan pendidikan dasar dan menengah di Kota Semarang. Lulus dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada dengan predikat cum laude, dan menamatkan jenjang Magister di bidang Psikologi Klinis pada universitas yang sama.

Saat ini tinggal di Surabaya dan berkarya sebagai dosen tetap di Fakultas Psikologi Universitas Surabaya. Selain mengajar juga melakukan penelitian di bidang Psikologi Agama, Psikologi Budaya, dan Psikologi Timur.

Penelitian-penelitiannya didedikasikan bagi perjuangan kaum marginal dan kelompok minoritas untuk memperoleh persamaan hak dengan kaum mayoritas.

28 Responses to “APAKAH GAY BISA SEMBUH?”

  1. Bagaimana kalau pada masa lalunya si Gay tsb bukan menerima gangguan spt pelecehan,pemerkosaan atau sst yg membuat trauma … Namun melainkan ada sst yang begitu membekas seperti nikmatnya berhubungan dengan sejenis … Dan hal itu yang membuat ingin lagi dan lagi

  2. valentinogery 24. Nov, 2010 12:01 am

    Hmmm, jujur aja kalau itu sih pernah kualami :)
    Aku juga tadinya menganggap diriku Gay. Namun saat aku berhubungan aku pernah berpikir apakah ini yang benar-benar kuinginkan. Dan yang mengagetkan adalah jawabannya TIDAK.

    Aku tidak langsung menolak pasanganku, namun semenjak saat itu pertanyaan itu selalu terngiang saat aku melakukan hubungan dengan pasanganku. Dan pada puncaknya aku benar-benar menolaknya bukan karena aku tidak lagi menikmatinya, tetapi karena bukan yang seperti itu yang kuinginkan. Dan bila aku teruskan aku akan melukai dua orang, yaitu pasanganku dan diriku sendiri.

    Saat ini aku masih bisa menghubungi pasanganku, sebagai seorang teman. Dan perasaanku hilang sama sekali bukan hanya untuk dia, namun untuk semua pria. Dan untuk itu aku memilih untuk tidak terlalu dekat dengannya karena menghargai perasaannya.

    Memang masih ada yang membuat aku seakan bergetar bila ketemu dengan pria yang tadinya kuanggap “idamanku” namun hanya sampai disitu. Kurasa manusia “normal” sekalipun pernah mengalaminya, sehingga saat ini aku lebih yakin dengan pilihanku untuk menjadi pria seutuhnya :)

  3. Love your site man keep up the good work

  4. Bagi orang2 yang bertuhan, lebih mudah meyakininya:

    Logikanya kalo Tuhan bisa menciptakan manusia dari tidak ada menjadi ada, berarti akan lebih mudah kalo cuma masalah mengubah orientasi, sembuh dari gay..
    Tinggal ganti software, Coyy..

  5. saya tidak tahu harus mulai dari mana yang jelasnya saat ini saya mengalami kelainan sexual saya lebih tertarik dengan teman sejenis saya,,kemudian saya tidak tau apa ini memang kelainan gen saya,,dan saya sangat tersiksa dengan keadaan ini ketika saya harus suka seorang laki,,tp dia laki2 normal itu sangat menyiksa perasaan saya,,yang menjadi beban yg juga cukup berat jika suatu saat keluarga saya tahu keadaan saya seperti ini,,saya sudah berusaha untuk mencintai seorang wanita tp tdk berhasil,,saat ini saya sangat memerlukan bantuan agar saya bisa keluar dari masalah ini,,mungkin suatu saat ada yang membaca postingan saya ini,,dan bisa membantu saya karena saya sangat ingin keluar dari masalah ini tp saya tidak tau harus bgmna menghilangkan perasaan ini,,,,mohon bantuanya

  6. Thanks for tris interesting information! I found it very useful =)

  7. aq kemayu,penakut dan gay sejak dr kecil,aq mnyukai pria dewasa saat dduk dbangku SD kelas 3,hingga skrg aq 18thn,
    trkadang ad keinginan kuatku untuk normal tp sulit,dr slruh anggota kluargaku hnya aq sndri yg kurang normal (gay)
    please help me,,,aq sangat trtutup :’(

  8. Thanks for tris interesting article! I found it very interesting. You really make it seem so easy with your presentation.

  9. Trims..
    brarti aku mesti nerima dia apa adanya n tanpa syarat ya?
    buat tmen2 gay n lesbian..,
    bnyak kok yang mau nerima kalian apa adanya, g usah minder.
    calon suami aku juga gay.
    pertama aku bingung plus sakit hati juga, ngebayangin dia g bakal sayang sama aku.
    tpi dia bilang mau berubah..
    aq hargai itu..

    temen2 ikut Pflag aja :D
    http://community.pflag.org/Page.aspx?pid=194&srcid=-2

  10. Dari kcil memang ad rasa ktertarikan sma pria tp it tdk trlalu besar. Sejak q dkat kenal”x” 3 tahun pertama biasa ja. Tp d tahun ke 4 ad perasaan it dan q benar2 tdk bsa melawan lebih parahny q smpat menkmati tubuh dan sejak it q tergla gla ma dia. Tiap mlam q cri ksmptan u ma dia. Lebih parah dia membiarin ja it trjdi. Ujung ksini dia mengaku ga tau atau sdar kan it, mlah dia ngatain ke org dn dia benci dan jauhi saya. Skrng sy skit hati, marah, kecewa, dndam skaligus menahan kngen dn perasaan tu ma dia. Pdhal it trjadi krn dia. Q tersiksa…,gmana solusi trbaiknya? Thanks sblum’y

  11. Setelah lebih dalam saya melihat ke dalam diri saya, ternyata melakukan kehidupan seksual dgn sesama jenis lbh merupakan ekspresi lain dr konflik2 di dalam diri kita. Kalo kasus sy, sy pernah punya idaman lelaki dewasa. sosok2 daddy/ ayah. Stlh sy menjalani pemikiran dan perenungan dlm, sesungguhnya hal itu muncul krn sy begitu merindukan sosok ayah. sebagai lelaki yg beranjak dewasa, dulu, sy butuh sosok ayah utk identifikasi diri. Fyi, ayah saya adalah seorang pnderita skizofrenia. saat itu, sy tdk bs mendapatkan identifikasi itu. dn sy blm mau menerima kondisi ayah sy tsb. akhirnya, konflik muncul dlm diri sy. sy pun mencari sosok lelaki dewasa sbg partner seks sy.
    seiring waktu berjalan, ayah sy mulai pulih dr gangguan skizofrenia. Sy pun lbh bs menerima keadaan ayah sy. Saat itulah ketertarikan sy dgn lelaki dewasa perlahan hilang.
    Saat ini, ketertarikan sy berubah dgn lelaki seusia, macho, kuat, dan mapan. Tp stlah sy berpikir lg, ternyata sy bkn suka dgn sosok2 itu. Sy justru ingin mnjd sprti mrk. Sosok2 itu adalah diri ideal sy.
    Untungnya, sy tdk pernah jatuh cinta dgn sesama jenis. sy pernah mencoba, tp hati sy menolak.
    Saat ini usia sy 26 thn dan sy memutuskan utk menikah thn depan. Sy berharap pernikahan bs mnjd solusi utk sy. Namun, sy msh khawatir jika sy tdk bs mengatasi gejolak seksual ini. Secara seksual, sy.lbh mudah terangsang dgn sesama jenis. Untungnya, sy sempat membaca sbuah penelilitian bahwa respon seksual, muncul krn pengalaman seksual di masa lalu. smp saat ini sy blm pernah mengalami pengalaman seksual dgn wanita.

  12. aq gk tau dg khdupanku.
    Yg aq rasa saat ini ingn merubh hdupku supya lbh baik.
    Tdinya aq bukan gay tpi stelah bercmpur dan menjaln hubungan dg cwok itu aq merasa kurang.
    Itu membuat aq tersiksa,
    karna aq ingn keluar dri dunia gay sngat dan sngat sulit.
    Aq minta bantuanya agar bisa brubh n0rmal kmbli.

  13. valentinogery 26. Jan, 2012 6:23 pm

    Ya betul sekali, saya sendiri mengalami karena ayah saya selalu tidak pernah peduli dengan saya. Setelah tenang berpikir, saya menyadari bahwa yang saya inginkan adalah hanya menjadi laki-laki yang bisa dihargai oleh ayah saya. That’s it. Sukses ya bro :)

  14. APAKAH GAY BISA SEMBUH? | GAY VISION I was recommended this website by my cousin. I’m not sure whether this post is written by him as nobody else know such detailed about my trouble. You’re amazing! Thanks! your article about APAKAH GAY BISA SEMBUH? | GAY VISION Best Regards Cassetta Schaad

  15. APAKAH GAY BISA SEMBUH? | GAY VISION I was suggested this web site by my cousin. I’m not sure whether this post is written by him as nobody else know such detailed about my problem. You’re amazing! Thanks! your article about APAKAH GAY BISA SEMBUH? | GAY VISIONBest Regards Justin

  16. Hey There. I found your blog using msn. This is a really well written article. I’ll be sure to bookmark it and return to read more of APAKAH GAY BISA SEMBUH? | GAY VISION . Thanks for the post. I will definitely comeback.

  17. Magnificent goods from you, man. APAKAH GAY BISA SEMBUH? | GAY VISION I have understand your stuff previous to and you are just too wonderful. I actually like what you have acquired here, really like what you’re stating and the way in which you say it. You make it enjoyable and you still care for to keep it sensible. I can’t wait to read far more from you. This is really a wonderful APAKAH GAY BISA SEMBUH? | GAY VISION informations.

  18. Hello There. I found your weblog the usage of msn. That is an extremely well written article. I’ll make sure to bookmark it and come back to learn more of your useful information. Thank you for the post. I’ll definitely return. cheap car insurance

  19. aku bingung dgn keaadanku skrg.aku pgn smbh dr semua ini..aku jg pnh mlakukan hub spt itu.tapi aku skrg bnar benar pengen sembuh..mohon bantuan nya.yang aku takutkan jika semua ini akan terungkap semua.semua teman keluarga pasti akan mencaci aku.

  20. hello,saya menyukai seseorang cow, menyukai dia sudah 2thn lebih, ternyata akhirnya saya menyatakan kepada dia saya menyukai dia,ternyata dia mengakui kepada saya bahwa dia gay. Dia mengatakan dia tidak ingin menyakiti saya dan pada kemudian hari saya tidak akan bahagia. Tetapi saya mau menerima dia apa adanya, saya ingin berusaha memberikan perhatian yang penuh kepada dia supaya dia dapat kembali mencintai seorang cewek. Dia mengatakan kepada saya, gay itu tidak akan mudah berubah menjadi normal karena itu tidak menjadi dirinya sendiri.
    Apakah gay itu bawaan lahir? Yang saya bingungkan kenapa gay itu bisa sih suka sama sejenis? Tolong beri saya solusi donk. Dia menyuruh saya untuk melupakannya lagi, karena katanya jangan pernah buang waktu untuk dia maupun berkorban untuk dia lagi. Karena dia mengatakan dia tidak ingin menyakiti saya. Tetapi kadangkala dia ada perhatian/peduli dan sayang kepada saya. Apakah itu bukan harapan untuk saya. Kenapa dia begitu kejam sudah menolak saya, tapi masih peduli dengan siapa saya masih dekat lor. Tolong solusinya ya.

  21. cheap auto insurance online 04. Apr, 2012 10:29 pm

    What i do not understood is in fact how you are no longer really a lot more neatly-preferred than you might be now. You’re so intelligent. You already know therefore significantly relating to this topic, produced me in my opinion consider it from a lot of various angles. Its like men and women aren’t interested until it is one thing to accomplish with Woman gaga! Your individual stuffs excellent. Always deal with it up!
    auto insurance

  22. auto insurance in california 24. Apr, 2012 11:40 am

    I like the helpful info you provide for your articles. I will bookmark your blog and test again right here regularly. I am slightly certain I’ll be told many new stuff right here! Best of luck for the next!
    car insurance in california

  23. trus terang sy adalah seorang pecinta sesama, berawal ketika kelas 5 SD, tetangga aq tua 2 tahun sering maen barengan, mandi di sungai berengan dgn telanjang, dia mulai memeluku, memasukan penisnya ke anusku, pertama kaget, takut, tp itu aq anggap biasa aja, tp ketika ke 2,3,4 dst kejadian terulang kembali dan aq mulai menikmati sentuhannya, sampai SMP terus demikian…… mulai saat itu aq lebih suka sesama…..SMA kejadian ini tak pernah terulang dan aq anggap diriku normal kembali, tp yang membuat aq terjatuh lebih dalam lagi ketika aq mulai kuliah dan tau yang namanya dunia maya, dari situlah awal semuanya,,, aq tertarik sesama kalo dipersenkan sekitar 65%…. aq merasa sangat tersiksa,,, aq pernah berhubungan dgn cewek tapi terus terang aq tidak menikamatinya, beda sekali ketika aq bersex dgn sesama laki…., saat ini aq terus berusaha ingin kembali ke asal semula, yaitu menjadi pria sejati….aku mau berubah total tapi sangat sulit, aq seolah merasakan bahwa belenggu ini sangat berat sampai aq merasa sangat sulit sekali……tolong di infokan apakah ada solusi yang tepat, cepat dan aman buat saya untuk mengembalikan citra diriku???????

  24. Menurut asumsi saya orientasi seksual macam homoseksual atau lesbianisme adalah cobaan dari Allah untuk sebagian umatnya. Allah memberikan cobaan bisa berupa kekayaan atau kemiskinan, kecantikan atau keburukan, kehormatan, dan lain sebagainya. Jadi prinsipnya adalah bahwa Allah ingin memberikan nilai/derajat yang tinggi pada mereka yang lulus ujian. Oleh sebab itu tinggal kita ingin lulus ujian atau tidak. Ketika seseorang ingin lulus ujian tentu dia akan berusaha semaksimal mungkin untuk terlepas dari orientasi yang menyimpang tersebut. Sementara orang yang tidak ingin atau tidak menganggap itu sebuah ujian maka dia akan memupuknya. Pertanyaannya Bisakah seorang terlepas dari penyimpangan ini? maka jawabannya adalah pasti bisa.
    Sebagaimana orang yang sudah lama merokok. ketika dia tidak memilih untuk menghentikannya maka tidak akan ada yang bisa menghentikannya. Tetapi ketika dia berniat dan berupaya menghentikannya pasti dia bisa melakukannya.
    (Saya dulu perokok, dan merasa tidak mungkin menghentikan aktivitas merokok. Tetapi ketika saya menyadari akan madharatnya dan ingin menghentikannya maka terbukti saya bisa melakukannya). Intinya semua tergantung pada mujahadah kita. dan saya kira inilah jihad yang besar.

  25. Merely a smiling visitor here to share the adore (:, btw wonderful style and style .

    amenajari restaurante

  26. banyak cara untuk menyembuhkan penyakit homoseksual. Salahsatunya dengan menggunakan rajah bisa untuk muslim atau nonmuslim.
    silahkan klik:
    http://www.pusatazimat.com/?68,rajah-untuk-mengatasi-homoseks-lesbian-kode-r17

  27. valentinogery 22. Feb, 2013 6:17 pm

    Halo Nino, Just believe to yourself dan berdoa sama Tuhan ya. Hanya 2 hal ini yang bisa membantu Nino untuk berubah ditambah pengetahuan yang benar. Nino coba baca semua tulisan-tulisan yang saya rangkum dalam blog ini :)

Leave a Reply